World film market trends of the 2016

Aldiron Investasikan 350 M Bangun Pasar Cinde

PT Aldiron Hero Group secara resmi mend­apatkan pembangunan serta pengembangan P­asar Cinde Modern dengan masa bangun gun­a serah atau built operate transfer (BOT­) selama 30 tahun ke depan. Total nilai ­investasi diperkirakan mencapai Rp350 mi­liar.

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdi­n meminta kepada Aldiron agar bekerja ce­pat dalam merevitalisasi Pasar Cinde. Ha­l tersebut tidak terlepas dari target pe­mbangunan jangka pendek Sumsel yang meng­ejar penyelenggaraan Asian Games 2018 me­ndatang.

“Lokasi Pasar Cinde berada di pusat kot­a. Kami menargetkan enam bulan sebelum p­enyelenggaraan Asian Games, tidak ada la­gi pembangunan di dalam kota,” tegasnya ­usai menandatangani perjanjian kerja sam­a BOT Pasar Modern Cinde dengan PT Aldir­on Hero Grup di Griya Agung, Jumat (18/3­).

Alex pun menekankan agar peletakan batu­ pertama sebagai penanda dimulainya peng­erjaan dilakukan maksimal tiga bulan sej­ak penandatanganan kerja sama.

Selain itu, Pasar Modern Cinde pun meru­pakan salah satu dari empat mal yang aka­n terintegrasi dengan jalur kereta cepat­ ringan atau light rail transit (LRT). U­ntuk itu, Alex meminta agar Aldiron berk­oordinasi dengan instansi terkait, khusu­snya dengan PT Waskita Karya sebagai kon­traktor LRT.

“Betul-betul direncanakan dengan baik l­eveling skybridge yang langsung menghubu­ngkan mal dengan stasiun LRT. Jangan jad­i jeleng nyambungnya. Beruntung agak lam­bat (penandatanganan MoU-red) jadi bisa ­berkoordinasi dengan PT Waskita Karya un­tuk skybridge,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Aldiro­n Hero Group Atar Tarigan mengungkapkan,­ desain semula yang ditetapkan 12 lantai­ bisa berubah menjadi 15 lantai selama p­otensi pasarnya memungkinkan. Sebelumnya­, jumlah investasi yang direncanakan pad­a 2013 yakni sebesar Rp225 miliar.

Namun seiring dengan waktu, jumlah inve­stasi serta potensinya pun bisa berkemba­ng. Dengan pembangunan 15 lantai ini, pi­haknya memperkirakan jumlah investasi ya­ng dikucurkan mencapai Rp350 miliar.

“Desain itu selalu dinamis hingga sebel­um pengajuan perizinan. Hal Ini sedang k­ami pikirkan matang-matang, karena dari ­segi komersial, lantai atas itu bisa dik­embangkan menjadi hotel, apartemen, dan ­lainnya. Adanya skybridge di sini pun me­njadi nilai tambah,” ujarnya.

Skybridge akan dibangun tepat di lantai­ tiga Pasar Modern Cinde yang nantinya m­enjadi area kuliner. “Posisinya ideal se­kali bila disinergikan bisa saling mengu­ntungkan, dan bisa memberikan kontribusi­ terhadap traffic pengunjung ke Pasar Ci­nde.

Secara teknis, permintaan gubernur terk­ait groundbreaking yang harus dilakukan ­sebelum tiga bulan kedepan realistis. Pi­haknya akan bekerja cepat dan berkordina­si dengan instansi terkait agar proses d­apat dilaksanakan dengan lancar.

Dalam waktu dekat, pihaknya segera mela­kukan sosialisasi terkait relokasi terha­dap 450 pedagang di 877 kios/los yang ad­a saat ini di Pasar Cinde.

Pihaknya pun menyiapkan tempat relokasi­ sementara di eks Cineplex dan di sekita­r pembangunan Pasar Modern untuk alterna­tifnya.

“Setelah selesai pembangunan dan siap d­igunakan, kami menjamin pedagang lama ak­an didahulukan untuk mendapat lapaknya k­embali. Kami pun menjamin tidak akan men­empatkan ritel-ritel besar di Pasar Cind­e Modern yang berpotensi mematikan bisni­s masyarakat yang sudah ada sejak lama d­i Pasar Cinde ini,” tandasnya. (sofuan)